Anak Malas Membuat PR

Jangan langsung menuding si kecil malas bila ia enggan mengerjakan PRnya. Fakta 1 dari 20 siswa mengalami kondisi yg secara medis disebut “convergence insufficiency” atau CI.
Untuk melihat sesuatu dalam jarak dekat, kedua bola matanya harus mengarah ke dalam. Pada kasusCI, pengarahan itu tidak sempurna, hingga tulisan kabur tampak ganda ataupun menghilang. Gejalanya cukup umum yakni mata lelah, sakit kepala, pandangan ganda serta sulit membaca.
Untuk mendiagnosis dokter akan menjalankan pemeriksaan sederhana dgn menggunakan pensil yg diarahkan semakin dekat ke mata.
Terapinya pun sederhana dan dapat dlakukan di rumah, namun penelitian baru yang mengamati221 anak berusia antara 9-17 th dan dilansir jurnal archives of Ophthalmology menyimpulkan bahwa terapi dengan ahli mata membuahkan hasil yang jauh lebih baik dibanding individual dirumah.

Do’a Naik Kendaraan

“Subhaanalladzi sahkhoro lanaa haadza wa maa kunnaalahu muqriniina wa innaa ilaa robbinaa lamungqolibuun”
Artinya:
Maha suci Alloh yang telah memudahkan kepada kami kendaraan ini, sesungguhnya kami tidak kuasa untuk mengendalikannya dan sesungguhnya akan kembali kepada Tuhan kami.

Do’a Keluar WC/Kamar Mandi

“Ghufroonak”
Artinya:
Aku mohon pengampunanMu Ya Alloh

Do’a Masuk WC/Kamar Mandi

“Allohumma inni a’uudzubika minal khubutsi wal khobaits”
Artinya:
Ya Alloh sesungguhnya aku mohon perlindungan Mu dari syetan dan binatang berbisa

Jangan Sembarangan Minum Antibiotik

Kebanyakan dokter selalu meresepkan antibiotik kepada pasiennya, walaupun penyakit yang diderita mungkin hanya flu biasa. Karena antibiotik sudah tidak asing lagi, terkadang pasien langsung membeli antibiotik ke apotek tanpa resep dokter.

Hal ini tentunya tidak benar dan justru merugikan pasien itu sendiri. Karena antibiotik termasuk kelompok obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter dan diawasi penggunaannya oleh dokter.

Antibiotik ialah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama fungi, yang dapat menghambat atau dapat membasmi mikroba jenis lain. Antibiotik digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri, misalnya infeksi saluran nafas, infeksi saluran kemih, infeksi tulang, infeksi kulit dan kelamin dan lainnya.

Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini jenis antibiotika sudah sangat beragam, misalnya antibiotik beta-lactam, termasuk didalamnya antibitik sejuta umat Amoxicillin, Ampicillin, Sefalosporin. Antibitik aminoglikosida, antibiotik kloramfenikol, antibiotik makrolida, antibiotik quinolon, antibiotik tetrasiklin dan sebagainya.

Pilihan antibiotik apa yang tepat dengan penyakit pasien, tentunya harus berdasarkan diagnosa yang tepat dari dokter, sehingga dengan tepat diagnosa maka tepat pula pilihan antibiotiknya. Jadi jangan asal meminum antibiotik tanpa resep dokter, akibatnya dapat terjadi risiko efek samping obat, alergi obat dan risiko resistensi antibiotik.

Salah satu bahaya jika meminum antibiotik sembarangan adalah resistensi antibiotik. Artinya antibiotik tidak mempan lagi digunakan untuk mengatasi infeksi. Contohnya begini, jika dulu minum amoksisilin bisa digunakan untuk mengatasi infeksi saluran pernafasan, jika terjadi resistensi, maka sekarang amoksisilin tidak dapat mengatasi infeksi saluran pernafasan.

Resistensi antibiotik dapat terjadi jika:

1. Antibiotik yang digunakan tidak tepat dengan indikasi penyakit
2. Aturan pakai yang tidak tepat, harusnya diminum 3 kali sehari, hanya diminum 1 kali sehari
3. Antibiotik tidak dihabiskan sesuai anjuran dokter.

Kenapa Kurang Minum Berpengaruh ke Ginjal?

Vera Farah Bararah – detikHealth

Jakarta, Hampir setiap hari kita mendengar orang menyerukan untuk meminum air 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter air putih. Apa kaitannya kurang minum dengan kesehatan ginjal?

Dikutip dari Ayushveda.com, Rabu (22/7/2009) air putih dapat membantu melancarkan metabolisme dalam tubuh dengan cara mengubah makanan menjadi energi. Air berperan sebagai bahan bakar untuk mendorong reaksi kimia metabolisme. Jika tidak minum cukup air, maka tidak dapat membakar kalori secara baik.

Kurang mengkonsumsi air akan membuat tubuh mengambil air dari komponen yang lebih dekat yaitu darah. Karena kandungan air dalam darahnya diambil maka darah akan menjadi kental, sehingga distribusi darah ke seluruh tubuh akan terganggu.

Kondisi inilah yang sangat berpengaruh bagi ginjal, karena ginjal akan susah untuk menyaring racun dalam darah yang kental. Makanya banyak orang yang terkena gangguan ginjal jika kurang minum air putih.

Air putih memiliki banyak sekali manfaat, jika dikonsumsi secara tepat dalam arti tidak kurang dan juga tidak berlebihan. Manfaat air putih yang sudah jamak adalah menghilangkan dahaga, mencegah dehidrasi, dan menggantikan cairan dalam tubuh yang hilang lewat keringat, urine atau saat kita bernafas.

Selain itu air putih juga bisa berperan untuk detoksifikasi tubuh, karena banyak zat yang mudah larut dalam air, sehingga zat-zat pengganggu tersebut akan keluar dari tubuh dengan bantuan air melalui urine. Air putih juga berperan sebagai alat transportasi untuk membawa nutrisi dari sistem pencernaan ke beberapa bagian tubuh.

Secara psikologis air putih bisa membuat kita tenang, pada saat kita gugup, stres, atau terganggu, minumlah air putih secara perlahan-lahan akan dapat membuat kita tenang kembali. Meskipun belum dapat diketahui apa yang menyebabkan air putih bisa membuat kita tenang.

Jumlah air yang menurun dalam tubuh, akan membuat fungsi organ-organ tubuh kita juga akan menurun, dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, dan virus. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh.

Asupan air yang dibutuhkan tubuh sebanyak 2-2,5 liter per hari, asupan ini sudah termasuk yang berasal dari makanan, minuman, hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.

Jika berada diruang ber AC dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih lebih banyak lagi, karena udara yang dingin akan membuat tubuh cepat dehidrasi. Selain itu meminum air putih juga bisa membuat kulit tidak cepat kering. Dan yang pasti air putih juga bisa mendorong energi agar kita tidak lemas.

Imunisasi Tetanus & HPV, Wajib Bagi Calon Ibu

VAKSINASI TT (Tetanus Toxoid) sudah jamak diberikan kepada calon pengantin wanita. Selain TT, sebaiknya diberikan juga vaksinasi HPV (Human Papiloma Virus) kepada calon Moms untuk mencegah terjadinya kanker serviks (mulut rahim) yang bisa memengaruhi tumbuh kembang janin, juga mengancam jiwanya.

Menurut dr Sintha Utami, SpOG, Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Bunda Margonda Depok, tetanus disebabkan oleh toksin yang diproduksi oleh bakteri yang disebut clostridium tetani.

Tetanus juga bisa menyerang pada bayi (tetanus neonatrum) yang ditularkan melalui ibunya yang memang terinfeksi tetanus atau pada saat persalinan. Tetanus merupakan penyebab utama kematian bayi di Indonesia.

Sayangnya, masih banyak calon ibu di masyarakat kita –terutama yang tinggal di daerah-daerah terpencil– berada dalam kondisi yang bisa dibilang masih “jauh” dari kondisi steril saat persalinan. Hal ini lah yang bisa menimbulkan risiko Moms maupun bayinya terkena tetanus.

Lebih lanjut dr Sintha memaparkan, bila ibu hamil terpapar oleh bakteri atau spora tersebut, maka si ibu berisiko terinfeksi. Infeksi juga bisa diperoleh dari pusar bayi baru lahir. Pasalnya, bakteri ini tumbuh melalui luka dan biasanya terjadi saat proses pemotongan tali pusat yang menggunakan alat-alat seperti gunting atau pisau yang tidak steril.

Para ibu yang sudah menerima vaksin selama masa kehamilan, sudah memberikan perlindungan untuk bayinya yang tentu saja akan mengurangi risiko terkena tetanus. Perlindungan tersebut cukup untuk masa dua bulan setelah kelahiran di mana bayi akan mendapat imunisasi kombinasi –sebagai bagian dari program rutin imunisasi pemerintah– untuk mencegah difteri, batuk, dan tetanus setelahnya.

Peran Vaksinasi HPV

Virus HPV (Human Papilloma Virus), terang dr Sintha, merupakan penyebab Penyakit Menular Seksual (PMS) yang dihubungkan dengan kondiloma akuminata (kutil kelamin). Virus ini juga berkaitan erat dengan kanker serviks, karena pada 95 persen penderitanya mengandung DNA virus ini.

Kanker serviks (cervical cancer) adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim atau serviks. Kanker serviks cenderung muncul pada perempuan berusia 35-55 tahun, dapat pula muncul pada perempuan yang usianya lebih muda. Virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, apalagi yang sering bergonta-ganti pasangan. Pada ibu yang tertular virus HPV, dapat pula ditularkan kepada bayinya saat persalinan.

Hingga saat ini belum ada pengobatan langsung untuk infeksi HPV, sambung dr Sintha, namun sistem kekebalan tubuh dapat mencegah terjadinya infeksi HPV. Oleh karena itu, vaksinasi HPV sangat dianjurkan mulai pada anak berusia 9-12 tahun, karena pada usia itu sistem kekebalan tubuhnya sangat baik.

Dilarang Bagi Ibu Hamil

Meski penting, namun sayang, ibu hamil tidak boleh melakukan vaksinasi HPV. Menurut dr Sintha, vaksin HPV diberikan pada seorang wanita sebelum ia hamil. Pemberian vaksin ini dilakukan sebanyak tiga kali, dengan jarak pemberian (interval) 0, 1, dan 6 bulan.

Namun jika seorang wanita telah mendapat vaksinasi pertama sebelum hamil, kemudian diketahui hamil, maka pemberian vaksin selanjutnya diberikan setelah bayi lahir. Begitu saran dr Sintha.

Belum didapat data hasil penelitian yang memadai untuk keamanan pemberian vaksinasi HPV pada ibu hamil, namun diketahui aman diberikan pada ibu menyusui. Untuk amannya, bila Anda ingin diberi vaksinasi HPV, maka konsultasikan terlebih dulu kepada dokter yang bersangkutan kapan waktu yang tepat.(Mom& Kiddie//nsa)

Endometriosis Mulai Menyerang Usia Muda

ENDOMETRIOSIS biasanya menyerang remaja dan wanita usia subur, bahkan pascamenopause. Namun, kini penyakit reproduksi itu juga menyerang anak belasan tahun.

Endometrium merupakan lapisan atau jaringan yang membatasi bagian dalam rahim. Endometriosis terjadi ketika ada pertumbuhan jaringan endometrium di luar rongga rahim. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu end (sisi dalam), metra (rahim), dan osis (penyakit). Jadi secara keseluruhan dapat diartikan sebagai penyakit yang berasal dari sisi dalam rahim.

Endometriosis identik dengan imunologis penuh-nyeri karena dalam kandungan timbul perlekatan perlekatan yang menimbulkan nyeri. “Penyakit ini memang tidak mematikan, tapi penderitanya bisa dibuat merana sepanjang hayat akibat nyeri berkepanjangan,” tutur ahli obstetri dan ginekologi FKUI Prof Dr dr Teuku Zulkifli Jacoeb SpOG(K).

Rasa nyeri tersebut bisa bermanifestasi dalam bentuk keluhan atau gejala beragam. Hal inilah yang terkadang menyulitkan dokter menetapkan penyakit ini. Sebabnya, gejala yang muncul acapkali tak menentu dan tidak khas. Bahkan, dapat menyerupai keadaan lain seperti adenomiosis, usus buntu, kista ovarium, obstruksi usus, kanker usus besar, miom uterus, atau penyakit radang panggul.

“Keluhan tersering adalah gangguan yang berkaitan dengan haid, seperti nyeri menjelang dan saat haid atau dismenore. Ada juga yang merasa nyeri saat berhubungan seks,” kata Dr I Putu G Kayika SpOG(K) dari Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSCM.

Endometriosis juga bisa berdampak pada kesuburan sehingga kerap dikaitkan dengan kasus kesulitan hamil pada wanita. Namun, menurut Putu, seberapa besar dampaknya tergantung dari berat ringannya endometriosis yang diderita.

“Ada yang ringan dan tidak berefek, tapi ada pula yang berat dan sudah mengenai bagian yang terlibat dalam proses reproduksi sehingga dampak terbesar bisa saja menjadi infertil,” ungkapnya.

Mengingat penyakit ini berkaitan dengan organ reproduksi wanita (rahim) dan kadang dicirikan nyeri haid berkepanjangan, maka pada awalnya fungsi kerja estrogen yang abnormal dianggap sebagai biang penyebab. Namun, kemudian diketahui bahwa ternyata seorang pria pun bisa terkena endometriosis (walaupun kasusnya sangat kecil).

“Dulu disangka ada darah haid yang muncrat ke dalam perut, ternyata pada laki-laki yang tidak mengalami haid juga bisa terkena endometriosis. Itu artinya ada faktor lain sehingga kemudian dihubungkan dengan gangguan kekebalan tubuh (autoimun). Jadi ada faktor hormon dan imun juga,” ujar Jacoeb.

Pada umumnya endometriosis merupakan penyakit reproduksi yang banyak menyerang remaja dan wanita usia subur, bahkan pascamenopause. Namun, seiring perkembangan kehidupan modern, usia wanita yang terkena endometriosis menjadi lebih muda.

Dengan begitu, kalau dulu endometriosis acap kali dipersalahkan sebagai penyebab wanita sukar hamil atau ketidaksuburan, tapi kini ternyata remaja usia belasan pun dapat terkena. “Usia paling muda yang pernah ditemukan adalah 10 tahun, pasien saya juga ada yang masih 14 tahun,” sebut dokter yang menjadi anggota Fertility Society of Australia (FSA) sejak 1985 ini.

Mengapa penyakit yang juga menurunkan produktivitas kerja wanita ini bisa menyerang sejak belia? Kehidupan modern dengan pengaruh global yang menyergap segala bidang menyebabkan perubahan, baik pada lingkungan maupun pola hidup masyarakat. Tayangan visual yang kian beraneka ragam dan tak terkontrol juga bisa mempercepat proses pematangan hormon seorang anak alias puber sebelum waktunya.

“Hormon pada manusia juga memengaruhi sistem reproduksi. Misalkan menonton film horor di televisi bisa merangsang kenaikan emosi,rasa takut atau cemas. Pada anak kecil, hal itu juga bisa menjadikan dia ‘matang’ sebelum waktunya. Dan pada akhirnya keadaan ini bisa memicu timbulnya penyakit,” ucapnya.

Di samping itu, pola makan yang mengandung banyak bahan yang menjadi residu dan aktivitas fisik yang rendah juga turut berperan. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa toksin lingkungan ikut terlibat dalam patogenesis endometriosis. Banyaknya senyawa lingkungan yang berkemampuan mengubah-ubah sistem endokrin atau imun telah membuat pajanan yang terjadi serentak akan bekerja sinergistik.

“Sebut saja pipa PVC alias paralon yang biasa dipakai untuk kabel listrik dan saluran air. Itu kalau dibakar atau kena panas tinggi bisa menimbulkan dioksin,” sebut Jacoeb.

Cara kerja dioksin sangat mirip dengan estrogen, yang mana zat racun ini menempati “tempat duduk” estrogen atau yang disebut reseptor. Dengan begitu, estrogen yang ada dalam tubuh jadi “gentayangan” karena tempatnya diduduki “tamu tak diundang”.

“Akibatnya, estrogen yang gerayangan tadi merangsang organ tubuh lain dan salah sasaran, misalkan di payudara, rahim dan indung telur,” sebutnya.

Sebagian peningkatan insiden endometriosis juga diduga bersumber dari pajanan senyawasenyawa estrogenik dalam makanan. Contohnya genistein yang merupakan fitoestrogen isoflavonik yang konsentrasinya cukup tinggi dalam produk kedelai, sayurmayur dan gandum.

Di sisi lain, Swan dkk menemukan bahwa wanita hamil yang memakan sejumlah besar daging sapi berisiko menyebabkan mutu spermanya 24 persen lebih buruk pada anak laki-lakinya di kemudian hari.Ternyata hal ini dihubungkan dengan sisa (residu) hormon-hormon seperti estradiol, testosteron, dan progesteron yang umumnya diberikan ke dalam makanan sapi potong.

Sementara itu, Lopez dkk menganalisis 308 wanita yang melahirkan bayi sehat antara tahun 2000-2002 dan menemukan bahwa 100 persen memiliki setidaknya satu pestisida dalam plasentanya.(Koran SI/Koran SI/nsa)

Hindari Osteoporosis

PENYAKIT osteoporosis terus mengancam. Sedikitnya 10 juta orang terancam pengeroposan tulang (osteoporosis). Ngerinya lagi, dari jumlah tersebut, 80 persen adalah perempuan. Tak heran bila banyak perempuan memasukkan kesehatan tulang dalam 10 besar hal yang mesti mendapat perhatian. National Osteoporosis Foundation mengatakan bahwa untuk merawat tulang ada lima langkah mudah.

Pertama adalah konsumsi makanan berkalsium dan vitamin D dalam jumlah yang memadai. Bila asupan dari makanan kurang mencukupi, ada baiknya Anda mengonsumsi suplemen yang berisi cukup kalsium dan vitamin D.

Langkah kedua adalah menjaga berat badan agar tetap ideal. Berolahragalah yang teratur untuk mempertahankan berat badan. Ketiga, stop merokok dan mengonsumsi alkohol. Yang terakhir sesekali lakukan tes kepadatan tulang untuk mengecek apakah kondisi tulang Anda masih bagus.
Baca juga :
http://vinadanvani.wordpress.com/2008/08/27/1001-manfaat-susu-kedelai/
http://vinadanvani.wordpress.com/2008/07/13/gizi-dan-manfaat-susu-kedelai/
http://vinadanvani.wordpress.com/2008/06/07/keunggulan-dan-manfaat-kandungan-susu-bubuk-kedelai-melilea/
http://vinadanvani.wordpress.com/2008/05/03/manfaat-lain-susu-kedelai-atasi-keluhan-menopause/

Bila si Kecil Takut Ke Dokter…

Jangan abaikan ketakutan si kecil pada dokter, karena ini akan membahayakan kesehatan fisik maupun psikisnya.

Langkah – langkah untuk mengatasi ketakutan si kecil..

Pertama : Tanyakan kepada anak apa yang membuatnya takut, setelah kita tahu penyebabnya berikan pengertian bahwa dokter adalah orang yang membantu menyembuhkan kita dari sakit. Nanti bila sudah sembuh kita bisa bermain lagi bersama kakak , adik ataupun teman-teman sekolah.

Kedua : Berika rasa aman ketika berkunjung ke dokter, biarkan si kecil membawa benda-benda kesayangannya. Hal ini dapat membantu mengurangi kecemasannya.

Ketiga : Kita jangan terpancing emosi dengan kelakuan anak, perlu dipahami bahwa saat ini mereka sedang bingung, cemas, dan takut. Yakinkan anak bahwa kita selalu menemani selama pemeriksaan. Berikan perlakuan disertai kata-kata yang memotivasi bahwa mereka pasti bisa melaluinya dengan baik.

Keempat : Jangan bohong pada anak bahwa suntik itu tidak sakit. Berikan informasi sebenarnya bahwa anak perlu mendapatkan suntikan, kapan suntikan itu diberikan dan bantu ia untuk mengalihkan perhatian dengan konsentrasi pada hal lain, biarkan anak mengenggam tangan kita atau benda kesayangannya selama proses penyuntikan.