APA ITU PNEUMOKOKUS???

Apa sih Pneumokokus? Masih banyak diantara kita yang belum tahu mengapa nama itu sangat berbahaya bagi si kecil kita.

Pnemukokus (streptococus pneumoniae) adalah bakteri yang berbentuk bulat dan terangkai menjadi rantai dan bersifat merusak, yang apabila masuk kedalam sirkulasi darah akibatnya bisa fatal.

Kumpulan penyakitnya disebut IPD (invansive Pneumonia Disease)

Rentetan jenis penyakit pneumokokus seperti radang paru (pneumonia), radang selaput otak ( meningitis) dan infeksi darah (bakteremia).

Diketahui terdapat 90 tipe bakteri pneumokokus, yang masing-masing dibedakan dari lapisan kulit terluarnya.

Kenali Gejala IPD

PNEUMONIA

Gejala pneumonia sering rancu dengan gejala penyakit ISPA yang jelas segera bawa kedokter bila :

  • Demam tinggi
  • Batuk
  • Rasa sakit di dada
  • Rasa lelah atau tidak enak badan
  • Menggigil
  • Sesak napas
  • Sakit diperut dengan atau tanpa muntah

MENINGITIS

Khusus pada penyakit ini, terdapat gejala umum dan khusus yang membedakan antara bayi dan balita, sbb:

  1. Gejala umum pada bayi dan anak-anak : demam tinggi, kejang bahkan tak sadarkan diri
  2. Gejala khusus pada bayi : demam tinggi diiringi rewel atau terus menerus menangis, gelisah, susah makan, tubuh lemah dan interaksi terhadap rangsangan kurang.
  3. Gejala khusus pada balita : demam tinggi bisa diiringi kejang pada tengkuk, sakit kepala dan rasa mual juga kerap terjadi, diikuti kebingungan (disorientasi) setelah serangan yang terjadi mendadak itu.

BAKTEREMIA

Gejala pada serangan bakteremia cukup bervariasi,antara lain :

  • Tubuh menggigil
  • Demam tinggi
  • Rewel
  • Kemerahan dan bintik merah pada kulit
  • Rasa panas bahkan seperti terbakar pada kulit

SEPSIS

Gejalanya mirip bakteremia, namun dapat diikuti dengan :

  • Kulit yang menjadi dingin dan lembab
  • Denyut nadi lemah
  • Kecepatan denyut jantung yang abnormal (tachycardia)
  • Pernapasan yang sangat cepat
  • Tekanan darah yang merosot
  • Pengeluaran urin yang berkurang
  • Perubahan mental akibat syok.

Upaya terbaik yang dapat dilakukan adalah pencegahan yakni dengan memberikan vaksin. Imunisasi dengan vaksi IPD PCV-7 merupakan upaya membentuk kekebalan dan antibodi pada anak dengan cara memasukkan vaksin yang berisi virus / bakteri atau bagian virus/bakteri yang sudah dilemahkan atau dimatikan. Pada tubuh akan tercipta kekebalan terhadap 7 jenis bakteri pneumokokus yang paling umum menyerang bayi dan anak. Vaksin IPD sebaiknya diberikan sebelum anak berusia 2 tahun, karena penderita IPD terbanyak pada usia ini.

Setelah pemberian vaksin, mungkin si kecil akan mengalami demam ringan, sedikit rewel, mengantuk atau sebaliknyak susah tidur, nafsu makan berkurang, diare dan bengkak ataupun timbul kemerahan (rash) dikulit pada lokasi penyuntikan.

Sedikit tips, setelah mendapat vaksin tunggulah sekitar 15 menit dan jangan segera pulang untuk mengetahui reaksi pasca penyuntikan. Lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Baca juga:

Imunisasi yang diwajibkan:

  1. Imunisasi BCG Untuk Mencegah TB (Tuberkulosis)
  2. Imunisasi Hepatitis B
  3. Imunisasi Polio
  4. Imunisasi DTP
  5. Imunisasi Campak

Artikel lain:

4 Tanggapan

  1. nice artikel…
    thanks ya atas infonya….
    sangat bermanfaat…

  2. wahhh … anak ku sudah divaksin IPD ….

  3. thx bgt ya td bingung skrg jd tau dech

  4. Anak saya 9bln mengalami panas tinggi 38.6derajat setelah IPD yg ketiga,
    Apakah berbahaya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s