Memahami Anak Susah Makan

Susah makan adalah masalah yang kerap dialami anak pada usia balita. Padahal usia balita adalah masa tumbuh kembang, saat dimana si kecil membutuhkan kelengkapan dan kecukupan nutrisi.

Umumnya orang menduga bahwa makan adalah proses alamiah. Ternyata tidak demikian, makan adalah proses yang dipelajari secara bertahap. Mulai dari anak yang hanya bisa menyusui, makan satu jenis makanan, hingga menjadi anak yang memakan aneka jenis makanan. Jadi makan melibatkan tahapan perkembangan dan kematangan fisik anak.

Orang tua sebaiknya mencari penyebab anak susah makan. Terkadang anak “susah” makan karena sedang menjalani masa sulit. Misalnya saja anaka yang berusia satu tahun, kerap menolak disuapi, bahkan berusaha meraih makanan dengan tangan. Biasanya anak segera dinilai menolak. Padahal tidak demikian, anak berusia satu tahun sedang mengembangkan kemampuan motoriknya, dan menggenggam adalah hal yang pertama dikembangkannya. jadi sikapilah kesulitan makan anak dengan bijak.

Yang terpenting adalah bila anak susah makan maka sebagai orang tua jangan menambah beban psikologi pada anak, dengan memaksa anak, memarahi dsb. Itu hanya akan memperburuk kondisi kesehatan anak. Kita harus bisa menyadari bahwa pertumbuhan anak berbeda-beda, tidak semua anak yang berat badannya kurang lantas menjadi “kurang gizi”, bila perkembangan anak normal, maka itu bukan masalah. Anak masih bisa beraktivitas seperti bermain, belajar, serta tidur dengan baik maka anak anda tentu tidak mengalami “kurang gizi”.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s