Fakta Mengenai Pentingnya Imunisasi

Pentingnya imunisasi adalah karena adanya data bahwa setiap tahun, 1,7 juta anak meninggal karena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin yang sudah tersedia. Imunisasi diberikan pada anak untuk melindunginya dari penyakit-penyakit berbahaya, yang sering kali dapat mengakibatkan cacat atau kematian.

Pemberian imunisasi adalah untuk pencegahan terhadap penyakit. Setiap anak, baik laki-laki maupun perempuan, harus dan berhak untuk mendapatkan imunisasi secara lengkap dan tepat waktu. Wanita hamil harus diberikan imunisasi untuk melindungi mereka dan janin misalnya vaksinasi terhadap tetanus, MMR (Measles=campak, Mumps=gondongan dan Rubella=campak jerman), dan cacar air bila ibu belum pernah menderita penyakit tersebut.

Pemberian imunisasi harus dilakukan secara tepat. Orang tua harus mengetahui mengapa, kapan, dimana dan berapa kali anaknya mendapatkan imunisasi. Orang tua juga harus mengetahui bahwa pemberian imunisasi aman bagi anak, bahkan saat anak sedang sakit ringan, mempunyai cacat fisik/mental atau mengalami malnutrisi (kekurangan gizi).

Berikut adalah 7 fakta yang harus dan berhak diketahui oleh setiap orang, keluarga dan kelompok masyarakat tentang Imunisasi:

  1. Imunisasi sangat penting untuk pertahanan tubuh terhadap penyakit infeksi yang berbahaya. Anak yang tidak mendapatkan imunisasi akan mudah terkena penyakit yang bersangkutan, menjadi cacat permanent, menderita kekurangan gizi dan bahkan kematian.
  2. Imunisasi umumnya aman, bahkan pada anak yang menderita sakit ringan, mempunyai cacat atau menderita kekurangan gizi.
  3. Pemberian imunisasi secara simultan/kombinasi aman bagi anak dan memberikan perlindungan lebih cepat.
  4. Hanya dengan pemberian imunisasi yang lengkap dan tepat waktu, anak akan terlindung dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya.
  5. Semua wanita hamil harus mendapatkan vaksin tetanus untuk perlindungan diri dan bayinya.
  6. Imunisasi harus dilakukan dengan mempergunakan jarum dan alat suntik yang baru. Setiap orang harus meminta jarum dan alat suntik baru bila akan diimunisasi.
  7. Penyakit akan menyebar secara cepat saat orang berdekatan. Semua anak yang tinggal di kondisi yang padat, khususnya di penampungan pengungsi atau saat kondisi bencana alam, harus mendapatkan imunisasi sesegera mungkin

Baca juga:

Imunisasi yang diwajibkan:

Satu Tanggapan

  1. assalm…..

    hari sabtu yg lalu…tgl 26 april bert4 d kab. takalar. desa bonto sunggu kec. galesong utara…….FKM angktn 2007 UNHAS….mengadakan baksos sebagai rangkaian kegiatan lembaga BEM FKM UNHAS….

    saat itu teman2 dibagi menjadi beberapa kelompok untuk penyuluhan mengenai PHBS…kegiatan bersih pantai ….

    saat istrahat sy s4 b’bincang2 dgn salah satu warga ……..usianya sekitar 30 tahun…..ia memiliki 2 orang balita….saat saya tanya apakah anak ibu telah di imunisasi…ibu td m’katakn bahwa tidak satupun anaknya yg m’dapatkan imunisasi dikarenakan jauhnya jarak tempuh dari dusun tsb ke puskesmas yg letaknya d kecamatan…..
    saya lalu b’tanya mengnai pustu set4…..namun kata ibu itu lagi bahwa pustu disana jarang melakukan pelayanan…..hanya buka pada hari pasar….

    dari sini dapat saya simpulkan bahwa rendahnya balita yg m’dapatkan imunisasi bukan saja karena sikap warga yg terlalu apatis mengenai manfaat imunisasi…..tetapi juga karena faktor dr nakes itu sendiri….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s