Jaga Asupan Kalsium Untuk Buah Hati Anda

asupan kalsiumKalsium amat dibutuhkan oleh buah hati anda. Asupan kalsium dibutuhkan sebanyak 99 persen dalam tubuh. Asupan kalsium itu berguna untuk pembentukan tulang dan gigi, sementara sisanya ada di aliran darah yang berguna untuk metabolisme tubuh.

Asupan kalsium yang tepat untuk buah hati tercinta perlu diketahui sejak dini. Kebutuhan kalsium untuk anak usia 1-19 tahun adalah 500-600 mg/hari menurut standar keputusan Menteri Kesehatan No 1593 tahun 2006. Kalsium bisa diperoleh dari berbagai jenis sayuran sampai dairy products seperti es krim, keju, susu, dan yoghurt. Yang penting orangtua bisa mengatur menu makan anak sehari-hari agar semua kebutuhan gizi anak tercukupi, termasuk asupan kalsium sebanyak 500-600 mg setiap harinya, baik melalui makanan pokok maupun camilan apalagi untuk anak yang sulit makan.

Untuk mengetahui apakah buah hati Anda kekurangan kalsium, ada beberapa ciri fisik yang dapat dipelajari sejak dini. Adapun gejala awal yang dapat diketahui adalah lesu, lemah, berkeringat, kram otot, nyeri perut, dan gangguan tidur, serta sering kejang.

Ciri lainnya ialah pembentukan tulang tidak optimal, tulang keropos (osteoporosis). Proses pembekuan darah terganggu, dan sebagainya. Kesemua hal tersebut membuat tumbuh kembang anak tidak optimal dan kualitas SDM lemah.

Cara yang dapat ditempuh untuk mencegah kekurangan kalsium yaitu dengan cara diet yang bergizi dan seimbang. Mengonsumsi makanan mengandung kalsium yang cukup, biasa menerapkan hidup sehat, dan teratur dalam keluarga, serta rajin mengonsumsi vitamin dan mineral lain.

Selain itu, menerapkan menu 4 Sehat 5 Sempurna, frekuensi makan utama 3x/hari, camilan atau jajanan hanya bersifat sebagai selingan, serta berikan camilan yang sehat, dan bergizi seperti roti dengan selai atau mentega atau keju, susu atau yoghurt, serta es krim dapat membantu mencegah kekurangan kalsium.

Dengan komposisi kalsium dan vitamin D yang cukup, pastinya tulang Anda akan selalu terjaga. Dua komposisi ini sangat bermanfaat bukan hanya pada anak-anak tapi juga pada orang dewasa.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s