Wisata Ke Candi Borobudur

Tulisan mengenai wisata ke candi borobudur ini merupakan kelanjutan dari tulisan sebelumnya liburan keluarga di yogyakarta. Perjalanan dari jogja menuju candi borobudur sekitar 45 menit, dengan rute jogja-sleman-muntilan-borobudur. Kawasan wisata candi borobudur selain wisata candi, ada juga kereta mobil yang mebawa pengunjung keliling mengitari halaman candi. Selain itu juga tepat di jalan turun/keluar dari candi disediakan beberapa ekor gajah untuk ditunggangi oleh anak2.

Di kawasan candi juga terdapat museum yaitu museum borobudur dan museum kapal samudraraksa, setelah itu pasar tempat menjual souvenir. Yang jelas disana panas banget, makanya jangan lupa bawa topi dan payung.

Mengenai Borobudur:

Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah g

unung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.

Sir Thomas Stanford Raffles menyingkap keberadaan Borobudur pada tahun 1814. Ia menemukan candi tersebut dalam keadaan terbengkalai dan memerintahkan area sekitarnya untuk dibersihkan dari semak belukar dan selanjutnya dilakukan survey atas keadaan candi Borobudur.

Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk b

ujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.

Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut

Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.

4 Tanggapan

  1. mas ikutan ke borobudur donk!
    makan di pelayaran borobudur dengan keluarga keliatanny asyikk deh…
    beberapa tulisan yg aku perkenalkan…. semoga bermanfaat
    berlibur ke malang>/a>
    perbaikan komputer>/a>
    bagi yang mau bisnis warnet>/a>
    😀

  2. Waduh…memang asyik dan menyenangkan ke Candi Borobudur ya..sayangnya saya yang orang Jawa Tengah sd saat ini belum dapet kesempatan untuk sampai ke atas, baru sampai di pelataran doang, malah Rahma dan Rafif sudah sampai puncak…dulu waktu saya kecil, pas ada peristiwa bom, ga boleh masuk, pas dah ada anak-anak, ternyata ke sananya pas lagi hamil..batal juga ke puncak..

  3. Loh aslinya Jawa Tengah mana? ini ayahnya Ocha orang jawa tengah juga (semarang)

  4. g5M5Bs comment2 ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s