Buku Murah Untuk Anak Sekolah

buku.jpgPendidikan bagi anak tidak bisa dipisahkan dengan buku sebagai sumber ilmu. Kemudahan dalam mengakses buku akan sangat membantu proses pengayaan ilmu pengetahuan. Buku murah adalah salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut. Saya salah satu orang tua dari anak saya yang masih SD, dan saya juga mengamati langsung di beberapa sekolah, ternyata penyediaan buku bagi siswa sudah menjadi “proyek” yang tidak kecil. Di sekolah-sekolah untuk menentukan buku ajar saja melalui pertimbangan yang sangat ketat. Saya tidak akan membahas bila pertimbangan itu karena kualitas, tapi sayangnya yang terjadi adalah bahwa pertimbangan tersebut lebih condong karena “kepentingan”.

Saya tidak akan mengungkapkan kejelekan sisi lain dari dunia pendidikan kita di tulisan ini. Saya lebih senang memberikan berita baik bagi masyarakat mengenai buku murah. Dari carut marutnya sistem pendidikan kita, ada suatu langkah monumental dari departemen pendidikan nasional yaitu dengan membeli hak cipta buku sekolah dasar hingga lanjutan. Selain itu pemerintah juga akan mempublikasikannya melalui internet, dan bisa diunduh secara gratis !!!

Pembelian hak cipta buku teks pelajaran tersebut meliputi hak untuk mengumumkan dan memperbanyak melalui media, antara lain wujud cetak, fotokopi, elektronik, dan optik selama 15 tahun yang berlaku di seluruh Indonesia. Kebijakan ini dapat mengurangi harga buku menjadi sepertiga dari harga eceran yang berlaku, dengan demikian harga buku bisa menjadi lebih murah.

Ini merupakan sebuah terobosan yang menggembirakan. Bagi mereka yang bisa mengakses internet maka dapat langsung mengunduhnya (situs: http://sibi.or.id), namun bagi mereka yang tidak bisa mengakses internet maka dapat mebelinya dengan harga yang murah. Bila program ini bisa dijalankan dengan benar, transparan, sungguh-sungguh dan yang penting lagi kontinyu , maka akan dapat memecahkan masalah klasik perbukuan sekolah kita (harga mahal, dibeli tanpa pilihan). Hal ini disebabkan karena selama ini sebagian besar sekolah kongkalikong dengan jaringan penerbit, buku-buku itu dijual hanya di toko buku yang telah mereka tetapkan. Atau lebih parah lagi pihak penerbit yang langsung datang ke sekolah dengan melakukan penjualan melalui guru mata pelajaran.

Tentu saja program ini bukan tanpa masalah. Masalah bisa muncul dari penerbit yang secara langsung pasti bisnisnya bisa terpukul. Tapi di negara kita ini untuk mendapatkan harga buku yang murah tidak bisa disandarkan pada pasar begitu saja, harus ada campur tangan pemerintah entah dalam bentuk regulasi atau subsidi. Jangan sampai kepentingan bisnis mengalahkan pengayaan intelektual anak-anak kita.

Harus ada langkah berani untuk memutus rantai dari jaringan penjualan buku sekolah yang sudah begitu rapi dan kuat. Dan langkah pemerintah kali ini bisa jadi lonceng yang membangunkan orang tua dari mimpi buruk selama ini ketika buku pelajaran begitu mahal dan terkesan dipaksakan pada satu pilihan saja.

2 Tanggapan

  1. I found your blog on google and read a few of your other posts. I just added you to my Google News Reader. Keep up the good work. Look forward to reading more from you in the future. Thank you

  2. thanks too

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s